Tradisi Merayakan lebaran di berbagai negara

By | 2015-07-21
merayakan lebaran

Rumahoscarliving.com – Merayakan lebaran sudah menjadi hal wajib, tapi tidak semua perayaan itu sama. Ada perbedaan pada setiap negara saat merayakan hari raya idul fitri, jika Indonesia biasanya identik dengan berkunjung ke rumah saudara dan makan ketupat tapi berbeda di negara lain yang juga mempunyai tradisi sendiri untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri. Penasaran ? berikut ini adalah tradisi-tradisi saat merayakan Hari Raya Lebara dari berbagai negara :

  1. Arab Saudi

Di Arab Saudi, perayaan hari Lebaran pasti selalu diisi dengan kesenian yang menarik, contohnya itu seperti pergelaran teater, parade, pembacaan puisi, pertunjukan musik, tarian. Selain itu, seperti umat kristian yang mendekor rumahnya pada saat Natal, umat muslim di Arab pun menghias rumah mereka dengan hiasan khas Lebaran biar suasana saat Lebarannya semakin terasa. Kalo soal makanan, biasanya mereka menyantap daging domba yang dicampur dengan nasi dan sayuran tradisional yang dimakan setelah melakukan shalat ied.

  1. Turki

Masyarakat di Turki biasa menyebut hari Raya Idul Fitri dengan kata “Bayram”. Pada hari Baryam biasanya umat muslim di Turki memakai baju khas Turki yang dikenal dengan nama Bayramlik. Selain itu, anak-anak di Turki biasanya berkeliling ke rumah tetangga dan keluarga untuk mengucapkan salam Baryam dan doa. Sebagai imbalannya mereka mendapatkan hadiah berupa uang coin, coklat, dan manisan tradisional Turki yg bernama Baklava dan Lokum. Tapi ada satu hal unik yang berbeda dengan Indonesia nih blisteners, saat sholat Ied yang pergi ke masjid hanya laki-laki, sedangkan perempuan hanya tetap tinggal di rumah.

  1. China

Kerajaan bambum ini juga mempunyai perayaan khas sendiri saat lebaran, tepatnya di kota Xinjiang dan Yunnan yang mayoritas penduduknya beragama islam. Biasanya setelah sholat Ied mereka bersilahturahmi ke kerabat terdekat dan makan bersama. Hal itu dilanjutkan dengan berkunjung ke makam leluhur dan makam tokoh muslim setempat. Selain itu, mereka juga berdoa untuk ratusan ribu umat muslim yang meninggal selama masa pemerintahan Dinasti Qing dan Revolusi Kebudayaan.

  1. India

Umat muslim yang ada di India, biasanya berkumpul di Masjid yang menjadi pusat perayaan Idul Fitri di New Delhi, untuk melakukan sholat Ied bersama. Setelah sholat Ied biasanya mereka makan bersama makanan khas India yang dihidangkan saat Lebaran yaitu Siwaiyaan. Jenis makanan ini berbahan dasar bihun. Kalo di indonesia biasanya bihun terasa gurih, di India sendiri bihun ini terasa manis yang disajikan dengan susu dan buah-buahan kering.

  1. Australia

Walaupun Islam adalah agama minoritas di Negara ini, umat muslim yang ada di australia diberi kebebasan untuk menjalankan hak dan kewajiban mereka untuk beragama. Contohnya seperti beberapa perusahaan di Australia yang meliburkan karyawannya yang beragama islam untuk bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarganya. Lebaran di Australia juga semakin terasa dengan adanya festival multikultural yang melibatkan umat muslim dan juga non muslim. Bahkan terkadang pejabat negara pun hadir untuk memeriahkan acara tersebut.

Walaupun cara merayakan hari Lebaran berbeda-beda tiap Negara tapi tujuannya tetap sama kok, yaitu merayakan kemenangan setelah berpuasa menahan hawa nafsu selama satu bulan penuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *