Mengubah ruangan kantor untuk produktivitas karyawan

By | 2015-09-23
Mengubah ruangan kantor untuk meningkatkan produktivitas karyawan

Rumahoscarliving.com – Mengubah kantor menjadi lebih baik adalah semua keinginan karyawan, karenanya dengan hal tersebut pastinya produktivitas karyawan juga dapat meningkat. Pernah anda dengan betapa kerenya kantor Google? dan kantor Kaskus? ya kantor mereka memanglah idaman semua bagi karyawan, dilengkapi dengan banyak fasilitas membuat karyawan menjadi betah untuk berlama-lama di kantor.

Tapi di sisi lain, percaya atau tidak ternyata desain ruang kantor juga bisa mempengaruhi sisi psikologis karyawan. Perusanaan tradisional mungkin akan menekan budget pengeleuaranya, baik dari membeli furniture kantor murah dalam jumlah besar, ataupun dengan tidak membeli barang yang tidak ada hubunganya langsung dengan pekerjaan.

Sebuah ruangan yang kecil pun bisa dimaksimalkan untuk menampung karyawan sebanyak mungkin, karena menurut teori kuno, “Semakin banyak orang, maka pekerjaan yang terselesaikan pun semakin cepat.” Padahal, ruang kantor yang penuh sesak malah memberi efek negatif terhadap kinerja karyawan. Berikut adalah tips desain kantor yang bisa Anda aplikasikan beserta manfaat positif yang ditimbulkan.

Membuat tanpa sekat

Dulu, kita banyak menemukan ruang kantor yang disekat antara karyawan yang satu dengan yang lain, tujuannya untuk memberi privacy. Tapi kini ada beberapa kantor yang didesain dengan meja yang terbuka, yang memungkinkan anak baru untuk bisa duduk di sebelah Chief Marketing Officer (CMO). Contoh perusahaan yang mengadopsi desain kantor seperti ini adalah Twitter. Hanya saja, mereka mengadopsinya dengan menambahkan ruang istirahat keren di dekat pintu masuk, yang memungkinkan karyawan untuk saling bercengkrama sebelum kembali ke divisinya masing-masing. Menurut penelitian, desain kantor tanpa sekat memungkinkan karyawan saling berbaur dan berkomunikasi satu sama lain untuk membantu menyelesaikan masalah yang timbul. Desain seperti ini akan sangat cocok bagi perusahaan startup.

Bebas dan Terbuka

Terbuka bebas merupakan desain ruang kantor yang dibuat dengan mengadopsi konsep tanpa sekat, namun dengan gaya yang lebih ekstrim. Ya, selain tidak disekat, karyawan di sini juga bebas memilih di mana ia akan bekerja dengan sesuka hati. Tak ada meja khusus untuk direktur, staf marketing, staf finance, dan sebagainya.

Mereka yang introvert dengan pekerjaan yang menuntut ketelitian boleh memilih ruang yang tentram, sementara mereka yang ekstovert bisa bekerja sambil makan siang. Di sini, para karyawan biasanya diberikan fasilitas yang menunjang kebutuhan mobile mereka.

Desain kantor yang seperti ini akan membuat karyawan Anda jadi malas. Sebaliknya, Google yang sudah mengadopsi model ini menemukan bahwa kebebasan membuat para karyawannya jadi lebih produktif. Desain kantor seperti ini sangat cocok untuk perusahaan yang kerap menuntut kreativitas.

Bebaskan Sentuhan Personal

Mahasiswa psikologi dari University of Exeter coba melakukan penelitian terhadap konsep ruang kerja di sebuah perusahaan lokal. Mereka mencoba untuk membuat riset yang membagi karyawan menjadi empat kelompok.

  • Kelompok 1: Adalah kelompok karyawan yang tidak diizinkan untuk mendekor meja kerjanya sama sekali.
  • Kelompok 2: Mereka diberi izin mendekorasi ruang kerja namun tanpa mengubah susunan furnitur yang ada.
  • Kelompok 3: Karyawan di kelompok ini diberi kebebasan untuk mendekor dan menata ulang furnitur yang ada pada ruang kerja.
  • Kelompok 4: Diberi kebebasan untuk mendekorasi hingga menempatkan furnitur-furnitur baru, namun pada akhirnya dipaksa untuk menyesuaikan diri dengan aturan.

Hasilnya, kelompok tiga dinilai mampu menunjukkan hasil yang positif selama bekerja. Karyawan di kelompok tersebut mengalami peningkatan konsentrasi, suasana, hubungan kerja, hingga produktivitas.

Itulah beberapa tips untuk mengubah ruang kantor Anda menjadi lebih baik lagi, jadi sebelum karyawan Anda kabur tanpa memberi kontribusi apa-apa pada perusahaan, ada baiknya untuk mengubah ruang kantor demi menciptakan efek psikologis terbaik bagi karyawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *